Gereja adalah sebuah PERSEKUTUAN
“Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa ...” KPR 2:42
Prioritas utama dalam persekutuan adalah KERUKUNAN & KESATUAN
Implikasi: Struktur yang baik adalah mempromosikan kesatuan dan memerankan PERBEDAAN. Dengan kata lain KEANEKARAGAMAN dalam KESATUAN (Bhinneka Tunggal Ika). Oleh sebab itu, “Pemungutan Suara (Voting) cenderung MENCIPTAKAN KONFLIK
Gereja adalah sebuah KELUARGA
“Kesimpulannya ialah: hendaklah Saudara-saudara seia sekata dan seperasaan. Hendaklah kalian saling sayang-menyayangi seperti orang-orang yang bersaudara. Dan hendaklah kalian saling berbelaskasihan dan bersikap rendah hati.” 1 Petrus 3:8 (BIS)
Jadi operasional kita di dasarkan pada HUBUNGAN bukan pada ATURAN-ATURAN
Gereja adalah suatu TUBUH
1 Korintus 12:27; Ef 5:23; 1:22-23; Kol 1:18; 2:19
Kita adalah Tubuh — bukan perusahaan!
Kita adalah organisme — bukan organisasi!
Dalam organisasi ”pembiayaan” menjadi fokus, dalam organisme ”pelayanan” menjadi fokus. Oleh karena itu, Kita berfungsi berdasarkan KARUNIA-KARUNIA ROHANI bukan pada PEMILIHAN RESMI. "Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita." Roma 12:4-6
Sebagai tubuh, gereja dibangun dalam struktur pelayanan yang MEMPERLENGKAPI.
"Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus," Efesus 4:11-12
Di sini terlihat struktur yang sederhana dan jelas: Jemaat adalah PELAYAN dan Gembala adalah YANG MEMPERLENGKAPI
Gereja adalah sebuah KAWANAN DOMBA
Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku. Yohanes 21:17
Gereja adalah sebuah KOMUNITAS IMAN
Gereja sebagai komunitas iman, hidup berdampingan dalam persekutuan yang saling menguatkan dalam PENGHARAPAN YANG AKAN DATANG. Gereja identik dengan mempelai wanita yang dikuduskan untuk masa depan pernikahan "Anak Domba Allah”.
Oleh sebab itu, jemaat harus memelihara kehidupannnya dalam gaya hidup orang-orang kudus untuk memenuhi maksud jemaat yang tidak cacat sampai K4. Gereja sebagai mempelai sama dengan konsep tubuh. Tidak berbicara dengan pribadi, melainkan kelompok menyeluruh. Jadi anda secara pribadi tidak dapat mengatakan sebagai mempelai Kristus, apa lagi mengatakan bahwa suamimu adalah Kristus.